1) Pengertian Penduduk, Masyarakat,
dan Kebudayaan
1.1 Pengertian Penduduk
Penduduk adalah orang-orang yang berada di dalam suatu
wilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dan saling berinteraksi
satu sama lain secara terus menerus / kontinu. Dalamsosiologi, penduduk adalah
kumpulan manusia yang menempatiwilayah geografi dan ruang tertentu.
Penduduk suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
1. Orang yang tinggal di daerah
tersebut
2. Orang yang secara hukum berhak
tinggal di daerah tersebut.
Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi
untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal
didaerah lain. Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlaH penduduk
dengan luas area dimana mereka tinggal.
United Nations (2001) memproyeksikan bahwa penduduk
perkotaan di negara-negara berkembang terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan
2,4 persen per tahun. Meski penduduk perkotaan di negara-negara maju juga
meningkat dengan angka pertumbuhan yang lebih besar dari pada angka pertumbuhan
penduduk totalnya, dan juga angka urbanisasinya jauh lebih besar dari pada
negara-negara berkembang, pertumbuhan perkotaan di negara-negara berkembang
tetap lebih cepat.
Adapun yang dimaksud penduduk Indonesia
adalah orang-orang yang menetap di Indonesia. Berdasarkan publikasi dari Badan
Pusat Statistik (BPS), basil sensus pada tahun 2000 menunjukkan bahwa
penduduk Indonesia berjumlah 202,9 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk yang
demikian banyaknya, Indonesia menduduki urutan keempat sebagai negara
yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia setelah Cina, India, dan
Amerika Serikat.
Konsep
penduduk menurut Badan Kependudukan dan Catatan sipil di Indonesia : penduduk
adalah orang yang mempunyai KTP dan atau mempunyai KK (beridentitas).
1.2 Pengertian
Masyarakat
Masyarakat (society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup. Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial.
Dari definisi diatas masyarakat adalah sebuah komunitas yang saling tergantung satu sama lain. Umumnya istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi.
Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat bercocoktanam, dan lain-lain.
Beberapa
unsur penting masyarakat sebagai berikut:
1.
Adanya sekelompok
manusia yang hidup bersama. Dalam hal ini, tidak dipersoalkan berapa jumlah
manusia yang hidup bersama itu. Sedikitnya ada dua orang.
2.
Kehidupan hersama
tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Ungkapan “cukup lama”
bukanlah sebuah ukuran angka. Melainkan, hendak menunjukkan bahwa kehidupan
bersama tersebut tidak bersifat insidental dan spontan, namun dilakukan untuk
jangka panjang.
3.
Adanya kesadaran di
antara anggota bahwa mereka merupakan satu kehidupan bersama. Dengan demikian,
ada solidaritas di antara warga dan kelompok manusia tersebut.
4.
Kelompok manusia
tersebut merupakan sebuah kehidupan bersama. Maksudnya, mereka memiliki budaya
bersama yang membuat anggota kelompok saling terikat satu sama lain.
1.3 Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Pengertian kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan
perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai
makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata,
misalnya bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, seni, dan lain-lain, yang
kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan
bermasyarakat.
Budaya adalah suatu cara hidup yang
berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari
generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk
sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan,
dan karya seni.
Bahasa, sebagaimana juga budaya,
merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang
cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha
berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan
perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Penduduk, masyarakat,
dan kebudayaan adalah konsep yang berhubungan satu sama lain. Penduduk
bertempat tinggal di dalam suatu wilayah tertentu dalam waktu yang tertentu
pula, dan berkemungkinan akan terbentuknya suatu masyarakat di wilayah
tersebut. Demikian pula hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan, adalah
hubungan yang merupakan kebudayaan adalah hasil dari masyarakat yang ingin
mepertahankan kebudayaan didaerahnya tersebut.
2.1 Individu
Individu merupakan suatu unit terkecil pembentuk
masyarakat. Individu dalam ilmu sosial juga berarti bagian terkecil dari
kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih
kecil. Individu yang bergabung dengan kelompok atau masyarakat akan memiliki
karakteristik yang sama dengan kelompok dimana ia bergabung.
Dalam bahasa Yunani yaitu “individium”, artinya adalah tidak
terbagi. Menurut konsep Sosiologi individu berarti manusia yang hidup dan
berdiri sendiri. Menurut ahli Marthen Luter individu selalu dilengkapi kelengkapan
hidup yaitu raga, rasa, rasio, dan rukun.
Pertumbuhan individu adalah suatu perubahan yang
menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Tahap Pertumbuhan individu ini terjadi tidak hanya begitu saja, adapun
faktor-faktor yang mempengaruhi pertubuhan, yaitu:
·
Faktor
Biologis.
Semua manusia normal dan sehat
pasti memiliki anggota tubuh yang utuh seperti kepala, tangan , kaki dan
lainya. Hal ini dapat menjelaskan bahwa beberapa persamaan dalam kepribadian
dan perilaku. Namun ada warisan biologis yang bersifat khusus. Artinya, setiap
individu tidak semua ada yang memiliki karakteristik fisik yang sama.
·
Faktor
Geografis.
Setiap lingkungan fisik yang baik
akan membawa kebaikan pula pada penghuninya. Sehingga menyebabkan hubungan
antar individu bisa berjalan dengan baik dan mencimbulkan kepribadian setiap
individu yang baik juga. Namun jika lingkungan fisiknya kurang baik dan tidak
adanya hubungan baik dengan individu yang lain, maka akan tercipta suatu
keadaan yang tidak baik pula.
·
Faktor
Kebudayaan Khusus.
Perbedaan kebuadayaan dapat
mempengaruhi kepribadian anggotanya. Namun, tidak berarti semua individu yang
ada didalam masyarakat yang memiliki kebudayaan yang sama juga memiliki
kepribadian yang sama juga.
2.2 Keluarga
Keluarga adalah beberapa orang yang memiliki hubungan
darah dalam suatu lingkungan. Keluarga terdiri dari kepala keluarga
dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat tinggal. Di dalam
keluarga terdapat dua atau lebih pribadi yang tergabung karena hubungan darah.
Sebagai unit terkecil dari masyarakat, keluarga juga
memiliki fungsi untuk menjalankan peranannya. Keluarga sebagai kelompok sosial
terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat
ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut. Inilah yang
disebut dengan fungsi keluarga. Berikut ini adalah macam-macam fungsi keluarga:
·
Fungsi
Pendidikan
Orangtua sebagai anggota keluarga
berfungsi untuk mendidik anak-anak, dengan menyekolahkan mereka sampai ke
jenjang yang tinggi.
Hal ini dilakukan Agar kelak mereka bisa menjadi anak-anak yang berguna bagi keluarganya sendiri maupun bangsa dan Negara.
Hal ini dilakukan Agar kelak mereka bisa menjadi anak-anak yang berguna bagi keluarganya sendiri maupun bangsa dan Negara.
·
Fungsi
Religius
Keluarga juga berfungsi
memperkenalkan agama atau keyakinan kepada ana-anak sejak mereka masih kecil.
Orangtua wajib menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak mereka untuk bekal kehidupan setelah di dunia ini. Karena harus kita ingat bahwa tidak selamanya manusia hidup di dunia.
Orangtua wajib menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak mereka untuk bekal kehidupan setelah di dunia ini. Karena harus kita ingat bahwa tidak selamanya manusia hidup di dunia.
·
Fungsi
Ekonomi
Fungsi ekonomi ini harus
dijalankan oleh kepala keluarga. Ayah sebagai kepala keluarga wajib untuk
bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga. Namun,
di zaman emansipasi wanita sekarang ini tidak jarang kita lihat ada ibu-ibu
yang turut membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan bekerja sebagai wanita
karier.
2.3 Masyarakat
Kata
“masyarakat” merupakan kata dari bahasa Arab yaitu Musyarak. Masyarakat adalah sekelompok orang dimana sebagian besar
dari interaksi antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.
Sifat masyarakat saling bergantung satu sama lain. Istilah masyarakat digunakan
untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang
teratur.
Ciri-ciri Masyarakat
Manusia yang hidup bersama
dan terdiri sekurang-kurangnya dari dua orang. Akibat pergaulan yang cukup lama
yang selalu hidup bersama timbul komunikasi dan aturan yang mengatur hubungan
antar manusia dan sadar bahwa mereka merupakan kesatuan yang satu. Kehidupan
bersama seiring berjalannya waktu membuat mereka merasa dirinya terkait satu
dengan yang lainnya dan menimbulkan kebudayaan baru.
Masyarakat Tradisional
Sekelompok masyarakat yang kehidupannya
masih tradisional dan mengacu oleh adat istiadat lama. Dalam melangsungkan
kehidupannya masyarakat tradisional masih berdasarkan kebiasaan lama yang
diwarisi nenek moyangnya. Kehidupan masyarakat tradisional tidak begitu
dipengaruhi dengan perubahan-perubahan dari pengaruh luar.
Masyarakat Transisi
Masyarakat yang mengalami perubahan
disebut masyarakat transisi. Sebagai contoh, masyarakat pedesaan yang sedang
mengalami transisi ke arah kebiasaan kehidupan kota. Ciri masyarakat transisi
yaitu adanya penggeseran dalam suatu bidang, seperti pekerjaan yang dahulunya
bertani ke sektor industri. Ciri lainnya yaitu sedang mengalami perubahan ke arah lebih maju
dan masyarakat sudah terbuka dengan kemajuan dan perubahan zaman.
Masyarakat Modern
Masyarakat yang kehidupannya
dalam peradaban dunia di masa kini. Sebagian masyarakat modern acuh kepada adat
istiadat lama akibat pengaruh kebudayaan luar dan kemajuan teknologi.
Masyarakat modern selalu berusaha mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi dan pada umumnya mereka disebut masyarakat perkotaan.
HUBUNGAN ANTARA
INDIVIDU,KELOMPOK, DAN MASYARAKAT.
Aspek individu,
kelompok, masyarakat adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan.
Ketiganya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Jika tidak ada individu maka
tidak ada kelompok, jika tidak ada kelompok tidak akan ada keluarga, jika tidak
ada keluarga tidak akan masyarakat. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan
eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan
masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya.
Referensi:
3) Prabowodaud.blogspot.com
6) eritaku.tumblr.com
7) bangbiw.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar